Pencarian

Shopping cart

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Marc Klok Bantah Tuduhan Isu Rasisme Saat Lawan Bhayangkara FC

✅ Link berhasil disalin!

Marc Klok membantah keras tuduhan rasisme yang dilayangkan kepadanya saat Persib melakoni laga tandang ke markas Bhayangkara FC pada Kamis (30/4/2026) malam.

Isu ini mencuat menyusul pernyataan sepihak dari manajemen Bhayangkara FC yang menuduh Klok melakukan tindakan rasisme terhadap pemain mereka, Henri Doumbia. Namun, melalui pernyataan resmi di instagram, Klok membeberkan kronologi yang sebenarnya terjadi di lapangan.

“Saya dengan tegas membantah tuduhan rasisme yang ditujukan kepada saya. Penyebaran informasi yang tidak benar mengenai sesuatu yang tidak pernah terjadi merupakan hal yang tidak dapat diterima dan merugikan nama baik saya.

Sepanjang hidup, saya selalu menjunjung tinggi nilai rasa hormat, kesetaraan, profesionalisme, dan anti-rasisme.

Sepanjang karier saya, saya telah berbagi ruang ganti dengan pemain dari berbagai latar belakang, budaya, dan kebangsaan. Rasa hormat selalu menjadi nilai utama bagi saya, baik di dalam maupun di luar lapangan.

Orang-orang yang mengenal saya, termasuk rekan setim, pelatih, dan orang-orang terdekat, mengetahui siapa saya dan nilai-nilai yang saya pegang.

Satu hal yang pasti, saya selalu memimpin dengan memberi teladan.

Saya telah berbicara dengan beberapa pihak dari Bhayangkara Presisi Lampung FC, baik selama maupun setelah pertandingan, untuk memahami situasi yang terjadi serta mengklarifikasinya dengan sikap hormat dan tenang.

Saat kami mencetak gol menjadi 2-1, Henri Doumbia menahan bola alih-alih melanjutkan kick-off. Kami berusaha segera melanjutkan permainan untuk mengejar ketertinggalan. Saya mengatakan dengan jelas kepadanya, 'Give me the ball back.'

Kami kemudian membicarakan hal tersebut. Ia meminta maaf kepada saya karena sebelumnya mengira saya mengatakan kata "black".

Ia mengakui kesalahpahaman tersebut, begitu pula rekan-rekan setimnya dan pelatih mereka, yang memiliki hubungan baik dengan saya.

Namun, manajer mereka, Sumardji, yang tidak berada di dekat lapangan, terus menyebut saya sebagai rasis, baik di dalam lorong stadion, dekat ruang ganti, maupun di lapangan setelah pertandingan. Saya telah memintanya untuk berhenti dan menyampaikan bahwa saya merasa terluka atas tuduhan yang tidak benar tersebut. Saya menilai perilaku ini telah melampaui batas sepak bola dan esensi dari permainan ini.

Saya mengharapkan adanya permintaan maaf resmi dari Bhayangkara Presisi Lampung FC atas kekeliruan dan kesalahpahaman yang merugikan nama saya, serta atas penyebaran tuduhan yang tidak benar."

Marc Klok.

 

Artikel Sebelumnya
Bojan Hodak Ungkap Alasan Tempatkan Febri di Posisi Bek Kanan
Artikel Selanjutnya
Laga Penuh Gengsi, Bojan Yakinkan Skuadnya Akan Tampil Ngotot Melawan Wakil Malaysia

Artikel Terkait: