Pencarian

Shopping cart

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Menang Lawan Persija, Igor Tolic Soroti Laga Klasik Tanpa Kehadiran Penonton

✅ Link berhasil disalin!

Laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta selalu punya daya tarik tersendiri. Namun, semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Selasa (4/8), terasa berbeda. Pertandingan yang dimenangkan Persib dengan skor 2-1 itu digelar tanpa kehadiran suporter kedua tim.

Pelatih Persib, Igor Tolic, mengaku menyayangkan kondisi tersebut. Menurutnya, pertandingan yang mempertemukan dua tim dengan basis suporter besar seharusnya menjadi hiburan bagi pecinta sepak bola.

"Menurut saya, sepak bola seharusnya menjadi sebuah pesta atau festival sepak bola. Tanpa bermaksud merendahkan tim lain, tetapi tim seperti Persib, Persebaya, Arema, dan Persija adalah puncaknya sepak bola Indonesia. Kita tentu ingin menjadikan laga antar tim ini sebagai festival sepak bola, jadi kehadiran suporter itu wajib," ujar Igor dalam konferensi pers usai pertandingan.

Igor mengakui, dari sisi teknis pertandingan tanpa penonton memang memberikan keuntungan bagi tim pelatih. Instruksi dari pinggir lapangan bisa terdengar lebih jelas oleh para pemain. Namun, menurutnya, atmosfer pertandingan besar menjadi kurang lengkap tanpa kehadiran suporter.

"Hari ini stadion kosong. Suara teriakan kita terdengar jelas. Bagi kami para pelatih mungkin bagus karena instruksi bisa terdengar langsung oleh pemain. Namun, untuk memberikan sesuatu yang spesial, sesuatu yang ekstra, kehadiran suporter sangat dibutuhkan," katanya.

Lebih lanjut, Igor menilai sepak bola Indonesia sebenarnya mulai menunjukkan perkembangan dalam menciptakan pertandingan yang aman bagi suporter kedua tim. Ia mencontohkan laga Persib menghadapi Arema, yang menurutnya mampu berlangsung kondusif dengan kehadiran pendukung masing-masing.

Baginya, hal tersebut bergantung pada kesepakatan dan kepercayaan antar kelompok suporter. Jika rasa saling percaya dapat terus dibangun, bukan tidak mungkin laga tandang dengan kehadiran suporter lawan bisa kembali menjadi hal yang lumrah.

Selain itu Igor juga menyampaikan pengalamannya saat mendampingi Persib berlaga di kompetisi Asia. Dukungan ribuan Bobotoh yang hadir di China hingga Singapura menjadi bukti bahwa kehadiran suporter mampu memberikan atmosfer yang berbeda bagi sebuah pertandingan.

"Sangat menyenangkan bagi kami, contohnya saat bermain di Asia, kami pergi ke China dibersamai ribuan pendukung, kami ke Singapura dan seluruh tribun timur dipenuhi pendukung kami. Hari ini pertandingan besar, pemain-pemain luar biasa di kedua tim. Tahun ini semua tim punya materi pemain yang hebat," ujarnya.

Bagi Igor, kualitas pertandingan tidak hanya ditentukan oleh para pemain di atas lapangan, tetapi juga oleh atmosfer yang tercipta di tribun. Ia berharap, ke depan laga-laga besar sepak bola Indonesia dapat kembali menjadi sebuah festival yang dinikmati langsung oleh para suporter.

Artikel Sebelumnya
Bojan Hodak Buka Suara soal Rumor Pemain Naturalisasi Berlabel Timnas ke Persib
Artikel Selanjutnya
Pemain Lokal Berebut 4 Slot Sisa di Tim Inti Persib, Siapakah yang Layak?

Artikel Terkait: