Pencarian

Shopping cart

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Browse articles

Laga Persib vs PSBS Biak Hasilkan Lebih dari 4,8 Ton Sampah, Semua Dikelola Tanpa ke TPA

✅ Link berhasil disalin!

 

Selain menghadirkan pertandingan yang menarik, laga Persib kontra PSBS Biak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (25/1/2026) juga menunjukkan komitmen klub dalam pengelolaan lingkungan stadion. 

Pada pertandingan tersebut, sebanyak 4.895 kilogram sampah berhasil dikelola melalui kolaborasi Persib bersama Jubelo sebagai mitra resmi waste management stadion. Seluruh proses dilakukan dengan pendekatan zero waste to landfill, yang berarti mengelola tanpa mengirim sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Berdasarkan total 4.895 sampah, 1.555 kilogram sampah organik diolah menjadi pakan maggot dan kompos, 1.958 kilogram sampah anorganik dikirim ke fasilitas daur ulang, sementara 1.382 kilogram sampah residu ditangani di fasilitas khusus sesuai prosedur lingkungan.

Proses pengelolaan ini didukung oleh 42 personel lapangan, penggunaan 445 trash bag, serta dua ritase pengangkutan untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat, Adhi Pratama, menegaskan bahwa inisiatif tersebut berangkat dari kesadaran bahwa GBLA memiliki makna lebih dari sekadar stadion, melainkan rumah yang harus dijaga oleh semua pihak.

“Bagi Persib dan Bobotoh, GBLA bukan hanya venue pertandingan. Ini adalah rumah kita bersama. Tempat di mana emosi, kebanggaan, dan sejarah Persib terus bertumbuh. Seperti halnya rumah sendiri, GBLA layak dirawat dengan kesadaran dan rasa tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, menjaga kebersihan stadion bukan hanya soal estetika, tetapi juga berkaitan dengan kenyamanan, keselamatan, serta profesionalisme klub.

Persib bersama Jubelo secara konsisten menerapkan prinsip zero waste to landfill di sejumlah laga sebelumnya. Beberapa di antaranya mencatat pengelolaan sampah mencapai 2.522 saat melawan Lion City Sailors, 4.972 kilogram kontra PSM Makassar, hingga 6.571 ketika melawan Persija Jakarta.

Kolaborasi ini sejalan dengan penerapan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek konsumsi dan produksi bertanggung jawab, kota dan komunitas berkelanjutan, serta aksi untuk perubahan iklim.

Melalui kampanye #JagaGBLAJagaPersib, klub mengajak Bobotoh untuk ikut menjaga kebersihan dan ketertiban stadion sebagai bagian dari dukungan terhadap tim.

Artikel Sebelumnya
Ritual Juara di Tanah Orang: Tentang Jinx, Kesempatan, dan Takdir Bernama Persib
Artikel Selanjutnya
Trophy Tour Persib Akan Sambangi Karawang, Catat Tanggalnya Bobotoh!

Artikel Terkait: